Aku bermimpi, kelak aku akan mendapatkan sesosok pria yang sempurna.
Dia pandai berolah raga. Aku akan menghampirinya dengan sehelai handuk di tangan, dan sebotol air mineral di tangan yang lain, ketika ia selesai bermain sepak bola atau bermain basket.
Dia pandai bermain gitar. Aku akan duduk di sampingnya, dan menyanyikan lagu yang sedang ia mainkan.
Dia ramah dan murah senyum. Dia akan menyambut dengan hangat, mengulurkan tangan sambil tersenyum lembut ketika aku datang menghampirinya.
Dia memiliki keluarga yang harmonis. Aku akan duduk dan mendengarkan cerita tentang berbagai hal lucu dan menyenangkan yang terjadi dalam keluarganya.
Dia berani. Dia akan menjaga aku, rela menghadapi bahaya demi aku. Atau mungkin sekedar meminta izin dari ayahku ketika hendak mengajakku pergi ke suatu tempat.
Dia perhatian. Dia akan menanyakan keadaanku ketika dia melihat sikapku yang sedikit aneh.
Dia tulus. Memeluk dengan erat, tanpa maksud apapun.
Dia peduli. Dia akan selalu mau mendengarkan keluh kesahku dan mau berbagi pundak denganku.
Pada kenyataannya....
Bukan pada pria sesempurna itu aku jatuh hati.
Dia dingin.
Dia tidak bisa bermain gitar.
Tatapannya sarat akan kesepian.
Dia memiliki banyak masalah di hidupnya.
Lalu,, apa alasan yang tepat aku bisa begitu sayang pada orang ini?



