Halaman

Minggu, 16 September 2012

Fokustik Dulu Banget

Ini ditulis sama Faza di buku harian fokustik, di awal masa jabatan BEM TPB 48..

11 Januari 2012

Beginilah kisah ini dimulai.

Gerimis menyambut membuka hari.. haha terlalu sejuk tuk ditinggalkan. Hasil perundingan setelah pelantikan kemarin agaknya simpang siur, jadi para penghuni asrama A sepakat untuk berangkat bareng. Dan pagi itu pukul 07.30 Rosa paling semangat buat berangkat,, :) Nyampe pertama buat melahap sarapannya. Ya, kita bertemu di PGB. Faza yang baik hati dan tidak sombong itu pun menyusul Rosa. Sarapan telur dan tempe rasanya cocok untuk pagi itu :) (dasar aja lagi kere). Seperdetik kemudian Icha tiba, disusul dengan Gesti dan Rizka. Rasanya ada yang hilang dari personil fokustik,, Mita!! Dan tau? Mita bahkan belum selesai mandi! OK fine, ga masalah.. Toh Faza pun makannya masih 'cepet'. Tik..tok..tik..tok.. waktu yang menggunung pun mulai memperlihatkan ke'cacat'an para 'Demus'tik. Ternyata Icha berkepribadian ganda! Antara wanita dan semi laki-laki (ups, itu aib. Tolong jangan dipublikasikan! hehehe). Oke kita pantau kegilaan yang akan mengintegral dalam fokustik ini. Yang jelas kesimpulan dari sarapan pagi itu adalah, bahwa fokustik semakin hari akan semakin pinter. Camkan itu. Semakin pinter, berarti kita senantiasa menjadi lebih baik dari waktu ke waktu (semoga aja ga makin eror). Dan tiba-tiba sang kadep sms bahwa radiv dimulai jam 09.00. Whatever, yang jelas kita sampai ke kortan dan jangan buat kita menunggu lama.. haha :D

Ternyata dingin yang membekap pagi itu tak membekukan langkah kita untuk sampai di tempat, walau melintasi hamparan lumpur pembangunan, menyeberangi jurang FMIPA, tak menggugurkan semangat personil akhwat personil fokustik (haha lagi berle ni). Oke tujuan telah hampir dekat dan harapan itu buncah di hati kami :). Setelah perjalanan yang panjang dan melelahkan, akhirnya kami menemukan tempat yang aman untuk melangkahkan kaki. Dan dan dan setibanya di koridor itu, kami dapati makhluk-makhluk kabinet madani telah lebih dahulu menguasai tempat layak. Kami terus mencari tempat untuk singgah, namun tak kami temukan tempat kecuali dalam keadaan bertanah! (sumpah kok gw lebay banget si, enough!) Di sisi tiang kedua akhirnya kita beristirahat. Mau ga mau ya harus ngepel dulu. Alhamdulillahnya Gesti bawa tisu, sekalian pada ngelap sepatu masing-masing, kecuali Faza (dibungkus kresek kali sepatunya). Ya, seabad kemudian sang kadep pun datang, Adzkiy Robbani. Blablablabla.. cuap cuap rapat pun dimulai. Dan hasilnya udah ada di RKAT kita :).

Oia, ngumpul juga sama DPM buat bimbingan RKATnya. Dan Pak Wahyu itu bawa kardus yang dicurigai berisi makanan. Hahaha itu poin terpenting (dasar insan asrama). Ya dan seterusnya seperti biasa rapat itu berjalan. Udah ah cape ngetiknya,, ni yang mau lanjutin cerita or nuangin pikiran tentang fokustik or whatever dah boles tulis di sini,, :). Mau ngeluarin motor dulu.. (gimana kisahnya ni motor sangat tragis dan mengenaskan keadaannya,, doakan ya teman-teman agar ia cepet sembuh dan pulih seperti sedia kala.. hahaha).

Tulisan ini ga diedit. Jadi kangen banget sama fokustik jaman dulu. Baru pada kenal, masih unyu-unyu, masih jaim, belum pada ketauan tengilnya. Hahaha.

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar